Google Translate

Jam Operasional


8 Langkah yang Harus Dilakukan Saat 'Self Isolate'

Sejak Covid-19 atau virus corona masuk ke Indonesia, kekhawatiran dirasakan oleh banyak orang, terutama mereka yang baru kembali dari luar negeri,  atau adanya kontak langsung  dengan orang sekitar yang diduga sakit.

Self isolate bisa menjadi salah satu cara untuk mencegah penyebaran Covid-19 kepada orang lain. Self isolate atau istilah mudahnya diisolasi atau dirumahkan, secara umum berarti mengisolasi diri sendiri agar terhindar dari bersentuhan atau kontak dengan orang lain.


Mengutip KBBI, isolasi adalah : pemisahan suatu hal dari hal lain, atau usaha untuk memencilkan manusia dari manusia lain ; pengasingan.


Namun  self isolate karena dugaan penyakit mempunyai  prosedur yang berbeda dari  isolasi karena hal lain. Ketika menjalani isolasi karena penyakit ada beberapa aturan yang harus dipahami dan dilakukan. 'Dirumahkan' bukan berarti Anda bebas 'berkeliaran' di rumah, terutama jika Anda tak tinggal sendirian tapi bersama orang tua ataupun anak-anak.

Mengutip Guardian, saat self isolate, Anda harus tinggal di satu kamar dengan pintu tertutup. Namun idealnya memiliki jendela yang bisa dibuka untuk melancarkan sirkulasi udara segar.

Hal-hal yang penting diperhatikan antara lain :

1.Tetap di rumah

Ini adalah hal yang jelas. Ketika self isolate, Anda tak boleh meninggalkan rumah kecuali untuk mendapat perawatan medis. Gunakan masker.

Saat di rumah, hindari kunjungan dari teman-teman yang akan datang menjenguk. Anda harus benar-benar sendirian. Berkomunikasilah melalui hubungan online. Demikian pula dengan belanja. Manfaatkan belanja online.

2. Pisahkan diri dari orang lain

Berdiam diri di satu kamar dengan pintu tertutup dan berjendela. Hindari orang menjenguk dan masuk ke kamar Anda. Jika Anda belanja online maka pastikan pengantar belanja atau makanan meletakkan pesanan Anda di pintu depan rumah (jika tinggal sendiri).

Jika tinggal bersama keluarga, maka pastikan mereka tidak melakukan kontak langsung dengan Anda. Tinggalkan semua kebutuhan Anda di depan pintu kamar.

Jangan berbagi berbagai peralatan makan, barang pecah belah, selimut, seprei, handuk, piring gelas, sampai spons pencuci piring, dan perlengkapan membersihkan lantai.  Binatu, selimut, dan handuk harus diletakkan di dalam kantung plastik dan dicuci terpisah. Jangan membawa apa pun ke binatu, kecuali jika hasil tes Covid-19 negatif. Jika Anda harus mencuci di rumah, gunakan suhu hangat setidaknya 60 derajat celcius untuk mencuci baju sendiri.

3. Makanan dan kamar mandi


Jika makanan disiapkan oleh keluarga maka letakkan makanan di depan pintu kamar. Jika memasak sendiri maka setelah selesai bawa makanan ke kamar dan makan di kamar.


Gunakan kamar mandi yang terpisah dari orang lain. Jika berbagi maka pastikan membersihkannya secara menyeluruh dan teratur.

Anggraini Alam, Ketua UKK Infeksi dan Penyakit Tropis Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengungkapkan jika Anda memakai kamar mandi bersama maka pastikan giliran mandi terakhir.


4. Jauhkan binatang peliharaan

Cuci tangan Anda sebelum dan sesudah kontak sebagai tindakan pencegahan.

5. Buang tisu bekas pakai atau limbah berbahaya lainnya dengan tepat


Buang tisu bekas setelah batuk atau bersin ke dalam kantong plastik dan segera cuci tangan Anda dengan sabun dan air, dan keringkan sampai bersih.

Kantong plastik kemudian harus ditempatkan di kantong sampah kedua dan diikat. Jangan membuangnya atau mengeluarkannya untuk pengumpulan sampai Anda memiliki hasil tes, atau sampai karantina selesai. Jika hasil tes Anda positif, Anda akan mendapatkan instruksi tentang cara membuang limbah.

6. Cuci tangan


Aturannya mirip dengan yang berlaku untuk semua orang yaitu sering-seringlah mencuci tangan, menggunakan sabun dan air, selama minimum 20 detik, lalu bilas dan keringkan sampai tuntas.

Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut Anda dengan tangan yang tidak dicuci.


7. Ukur suhu tubuh


Ketika masa isolasi, jangan lupa untuk mengukur suhu tubuh setiap hari dan mencatatnya. Hal ini dilakukan untuk melihat dan memperkirakan berbagai hal yang mungkin terjadi.

Hubungi tenaga medis / rumah sakit jika kondisi memburuk.


8. Pasca self isolate

 Ketika masa 14 hari sudah lewat dan tak ada gejala yang muncul, Anda berada dalam kondisi sehat. Namun alangkah baiknya jika tetap memeriksakan diri atau melakukan general check up di rumah sakit untuk memastikan Anda benar-benar sehat.

 

Sumber dari CNNindonesia