Google Translate

Jam Operasional


BABADOTAN

BABADOTAN (Ageratum canyzoides L.)

Khasiat:

Daun

Obat demam, malaria, sakit tenggorokan, radang paru,radang telinga (otitis media), perdarahan, diare, disentri, kolik, muntah, kembung, keseleo, pegel linu, mencegah kehamilan, badan lelah, air seni sedikit, tumor rahim dan perawatan rambut.

Akar

Mengatasi demam.

 

Cara pengobatan:

Sakit telinga tengah akibat radang: cuci herba babadotan segar, lalu tumbuk hingga halus. Hasilnya peras dan saring. Gunakan air perasan sebagai obat tetes telinga. Lakukan sehari 4 kali sebanyak 2 tetes.

Luka berdarah, bisul dan eksim: cuci herba babadotan lalu tumbuk hinga halus. Turapkan tumbukan tadi ke tubuh yang sakit, lalu balut dengan perban. Dalam sehari balutan diganti 3-4 kali. Lakukan hingga sembuh.

Bisul, borok: Cuci satu tumbuhan babadotan, tambahkan sekepal nasi basi dan seujung sendok the garam dan giling hingga halus. Turapkan ke tempat yang sakit dan bungkus dengan perban.

Rematik , bengkak karena keseleo: sediakan satu genggam daun dan batang yang masih muda, satu kepal nasi yang sudah basi, dan garam ½ sendok teh. Tumbuk sampai halus. Setelah menjadi bubur yang kental, turapkan ke bagian sendi yang bengkak. Biarkan selama 1-2 jam lalu balutan dilepas. Lakukan perawatan 2-3 kali perhari.

Catatan: ibu hamil dilarang meminum larutan babadotan karena dapat menyebabkan keguguran.