Google Translate

Jam Operasional

Tahun ini Indonesia memeringati Hari Kemerdekaan yang ke 72. Yuk rayakan Hari Kemerdekaan Indonesia di Pesta Merah Putih Jendela Alam pada tanggal 17 dan 19 Agustus 2017.  Akan ada Parade Hewan ala Jendela Alam dan Aneka Lomba khas Jendela Alam. Spesial tanggal 19 Agustus 2017 Parade Hewan ala Jendela Alam, #SahabatAlam dapat berinteraksi langsung dengan hewan-hewan yang ada di Jendela Alam loh!  Seru bukan? Yuk meriahkan akhir pekan Hari Kemerdekaan kalian di @jendelaalambandung.

Brokoli dan Kembang Kol

Brokoli dan Kembang Kol adalah tanaman sayuran yang termasuk dalam suku kubis-kubisan atau Brassicaceae. Sayuran ini masuk ke Indonesia belum lama (sekitar 1970-an) dan kini cukup populer sebagai bahan pangan.

Bagian dari kedua sayuran ini yang dimakan adalah kepala bunga, yang berwarna hijau adalah brokoli dan berwarna putih adalah kembang kol. Teksturnya tersusun rapat seperti cabang pohon dengan batang tebal. Sebagian besar kepala bunga tersebut dikelilingi dedaunan.

Brokoli dan kembang kol merupakan tanaman yang hidup pada cuaca dingin.

 

Sebagai makanan, kedua sayuran ini biasanya direbus atau dikukus, atau dapat pula dimakan mentah. Cara terbaik dalam mengolahnya adalah dengan cara dikukus. Hal ini bertujuan agar segala vitamin dan nutrisi penting di dalamnya tidak hilang selama proses pemasakan. Kedua sayuran ini mengandung vitamin Cserat makanan dalam jumlah banyak. dan

Merendam brokoli terlalu lama dalam air juga akan membuat kadar nutrisinya berkurang. Sebaiknya cuci brokoli di pancuran air dingin.

Brokoli mengandung senyawa glukorafanin, yang merupakan bentuk alami senyawa antikanker sulforafana (sulforaphane). Kembang kol juga merupakan sumber penting protein, tiamin, riboflavin, niasin, kalsium, besi, magnesium, fosfor, dan zink, serta sangat baik sebagai sumber serat makanan, vitamin B6, asam folat, asam pantotenat, dan kalium. Sayur ini mengandung sedikit lemak jenuh, dan sangat sedikit kolesterol.

Kembang kol merupakan sumber vitamin dan mineral dan lazimnya dimakan dengan dimasak terlebih dahulu, meskipun dapat pula dimakan mentah maupun dijadikan acar.