Google Translate

Jam Operasional


Jendela Air

jair
jair5
Jendela-air
water boom

Kolam Renang : Fasilitas ini di bangun untuk melengkapi sarana bermain dan rekreasi di Jendela Alam. Dibuat dengan kedalaman bervariasi sehingga kolam ini dapat dipergunakan dari level anak-anak hingga remaja.

Water Boom
:
Sarana pelengkap di Jendela air. disini pengunjung dapat meluncur langsung ke kolam renang melalui slide dengan ketinggian sampai dengan 3 meter.
Penjernihan Air : Sebagai sarana edukasi, sehingga pengunjung dapat melihat secara langsung proses penjernihan, baik dari media, alat dan prosesnya itu sendiri.
Water Ball : Berlajan diatas air..??? pasti bisa apabila kita berada di dalam water ball, Permainan ini mempunai banyak julukan, sebagian orang menyebutnya "Gogel" ( Bola Gelo ) atau Hamster Ball. Di Jendela Alam Pengunjung dapat mencoba permainan ini di area Jendela Air.
A.B.S.A.H (Akuifer Buatan Simpanan Air Hujan) : Sarana Edukasi yang menjelaskan tentang pemanfaatan air hujan. sehingga kita dapat menghemat sumber daya air untuk masa depan sesuai dengan Moto Jendela Alam Yaitu " Save The Nature For Future"
Lobster : Tahukah anda bahwa sebebarnya binatang ini bukan hanya nikmat untuk di santap.. beberapa jenis lobster juga bisa di jadikan hiasan di dalam aquarium karena warna dan corak yang sangat indah. Di Jendela Alam kami mempunyai beberapa varian dari hewan ini, seperti :
a. Black Tiger
b. Snow White
c. Red Marlboro
d. Blue Prik
e. Red Claw
Aquascaping :
Dengan berkembangnya jaman yang semakin maju membuat manusia sekarang sulit untuk menikmati keindahan alam, baik karena aktivitas maupun disebabkan oleh kerusakan alam. Oleh karena itu saat ini banyak berkembanglangkah-langkah untuk melestarikan lingkungan hidup, salah satunya dengan membuat Aquascaping.
Aquascaping dalam bahasa sehari-hari dapat diterjemahkan sebagai memindahkan suatu komunitas bawah air baik itu berupa tanaman maupun hewan ke dalam sebuah kotak kaca yang berisi air (Aquarium), agar dapat diletakkan di tempat yang dikehendaki, sehingga kindahannya dapat dinikmati kapan saja.
Untuk membuat aquascaping dapat disesuaikan menurut keinginan yang membuatnya, karena tidak ada tema baku dalam membuat aqua scaping. Tema dapat disesuaikan dengan tata ruang, selera pembuat, fungsi maupun ketersediaan sarana. Sebagai contoh dapat diletakkan diruang tamu, ruang makan, ruang keluarga, maupun kamar tidur.
Adapun alat serta bahan yang diperlukan untuk membuat Aquascaping adalah :
1. Aquarium (besar/kecilnya dapat disesuaikan menurut ketersediaan tempat)
2. Pasir (ada beberapa macam pasir yang dapat digunakan baik lokal maupun import)
3. Tabung Co2 berikut komponennya
4. Lampu khusus sebagai pengganti sinar matahari
5. Filter sebagai alat penyaring air
6. Berbagai macam tanaman hias air tawar baik lokal maupun import
7. Berbagai macam ikan dan udang mini
8. Akar bakau
9. Pupuk, baik padat maupun cair
Sebagai contoh Aquascaping yang ada di Jendela Alam dibuat dalam aquarium berukuran (200 X 70 X 70) dan mempunyai keistimewaan yaitu terdapat sebuah miniatur air terjun yang dipadukan dengan tanaman dalam sebuah Aquarium dan air terjun itu sendiri dapat terlihat sebagaimana aslinya.
Berikut ini adalah pembuatan Aquascaping :
1. Masukan pasir yang telah dibersihkan kedalam Aquarium
2. Atur bentuk pola (tema) sesuai dengan yang kita inginkan, dapat dibantu dengan menggunakan akar bakau sebagai bahan penyangga pasir agar didapat bentuk yang kita inginkan
3. Sebelum mulai penanaman, air kita isi separuh. Ketaka melakukan penanaman ada beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti :
a. Cara penanaman diusahakan agar air tidak rusak atau patah.
b. Letak penanaman disesuaikan dengan besar kecilnya tanaman, untuk tanaman kecil diusahakan diletakkan di bagian depan, semakin ke belakang semakin besar / tinggi, ini dimaksudkan agar sudut pandang kita dapat melihat keseluruhan isi aquarium.
4. Lakukan pemberian pupuk padat.
5. Setelah air selesai diisi sampai dengan penuh lakukan Filtrasi
6. Untuk tahap awal lampu dinyalakan selama 2 X 24 jam
7. Pemberian gas Co2 dilakukan sesuai dengan banyaknya tanaman.
Demikian cara-cara dasar pembuatan Aquascaping, ada banyak variasi dan tehnik pembuatannya sendiri semoga apa yang kami suguhkan dapat menjadi informasi yang cukup bagi anda.

 

Kolam Renang : Fasilitas ini di bangun untuk melengkapi sarana bermain dan rekreasi di Jendela Alam. Dibuat dengan kedalaman bervariasi sehingga kolam ini dapat dipergunakan dari level anak-anak hingga remaja.

Water Boom:

Sarana pelengkap di Jendela air. disini pengunjung dapat meluncur langsung ke kolam renang melalui slide dengan ketinggian 4.6m, panjang 36m, lebar 90-110cm, kolam renang dilengkapi air tumpah

 

Penjernihan Air : Sebagai sarana edukasi, sehingga pengunjung dapat melihat secara langsung proses penjernihan, baik dari media, alat dan prosesnya itu sendiri.

 

Water Ball : Berjalan diatas air..??? pasti bisa apabila kita berada di dalam water ball, Permainan ini mempunai banyak julukan, sebagian orang menyebutnya "Gogel" ( Bola Gelo ) atau Hamster Ball. Di Jendela Alam Pengunjung dapat mencoba permainan ini di area Jendela Air.

A.B.S.A.H (Akuifer Buatan Simpanan Air Hujan) : Sarana Edukasi yang menjelaskan tentang pemanfaatan air hujan. sehingga kita dapat menghemat sumber daya air untuk masa depan sesuai dengan Moto Jendela Alam Yaitu " Save The Nature For Future"

Lobster : Tahukah anda bahwa sebebarnya binatang ini bukan hanya nikmat untuk di santap.. beberapa jenis lobster juga bisa di jadikan hiasan di dalam aquarium karena warna dan corak yang sangat indah. Di Jendela Alam kami mempunyai beberapa varian dari hewan ini, seperti :

a. Black Tiger

b. Snow White

c. Red Marlboro

d. Blue Prik

e. Red Claw

 

 

Aquascaping :

 

Dengan berkembangnya jaman yang semakin maju membuat manusia sekarang sulit untuk menikmati keindahan alam, baik karena aktivitas maupun disebabkan oleh kerusakan alam. Oleh karena itu saat ini banyak berkembanglangkah-langkah untuk melestarikan lingkungan hidup, salah satunya dengan membuat Aquascaping.

 

Aquascaping dalam bahasa sehari-hari dapat diterjemahkan sebagai memindahkan suatu komunitas bawah air baik itu berupa tanaman maupun hewan ke dalam sebuah kotak kaca yang berisi air (Aquarium), agar dapat diletakkan di tempat yang dikehendaki, sehingga kindahannya dapat dinikmati kapan saja.

 

Untuk membuat aquascaping dapat disesuaikan menurut keinginan yang membuatnya, karena tidak ada tema baku dalam membuat aqua scaping. Tema dapat disesuaikan dengan tata ruang, selera pembuat, fungsi maupun ketersediaan sarana. Sebagai contoh dapat diletakkan diruang tamu, ruang makan, ruang keluarga, maupun kamar tidur.

 

Adapun alat serta bahan yang diperlukan untuk membuat Aquascaping adalah :

1. Aquarium (besar/kecilnya dapat disesuaikan menurut ketersediaan tempat)

2. Pasir (ada beberapa macam pasir yang dapat digunakan baik lokal maupun import)

3. Tabung Co2 berikut komponennya

4. Lampu khusus sebagai pengganti sinar matahari

5. Filter sebagai alat penyaring air

6. Berbagai macam tanaman hias air tawar baik lokal maupun import

7. Berbagai macam ikan dan udang mini

8. Akar bakau

9. Pupuk, baik padat maupun cair

 

Sebagai contoh Aquascaping yang ada di Jendela Alam dibuat dalam aquarium berukuran (200 X 70 X 70) dan mempunyai keistimewaan yaitu terdapat sebuah miniatur air terjun yang dipadukan dengan tanaman dalam sebuah Aquarium dan air terjun itu sendiri dapat terlihat sebagaimana aslinya.

 

Berikut ini adalah pembuatan Aquascaping :

1. Masukan pasir yang telah dibersihkan kedalam Aquarium

2. Atur bentuk pola (tema) sesuai dengan yang kita inginkan, dapat dibantu dengan menggunakan akar bakau sebagai bahan penyangga pasir agar didapat bentuk yang kita inginkan

3. Sebelum mulai penanaman, air kita isi separuh. Ketaka melakukan penanaman ada beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti :

a. Cara penanaman diusahakan agar air tidak rusak atau patah.

b. Letak penanaman disesuaikan dengan besar kecilnya tanaman, untuk tanaman kecil diusahakan diletakkan di bagian depan, semakin ke belakang semakin besar / tinggi, ini dimaksudkan agar sudut pandang kita dapat melihat keseluruhan isi aquarium.

4. Lakukan pemberian pupuk padat.

5. Setelah air selesai diisi sampai dengan penuh lakukan Filtrasi

6. Untuk tahap awal lampu dinyalakan selama 2 X 24 jam

7. Pemberian gas Co2 dilakukan sesuai dengan banyaknya tanaman.

 

Demikian cara-cara dasar pembuatan Aquascaping, ada banyak variasi dan tehnik pembuatannya sendiri semoga apa yang kami suguhkan dapat menjadi informasi yang cukup bagi anda.