Google Translate

Jam Operasional

Manfaat Wheatgrass si rumput gandum untuk kesehatan

Apakah ada yang pernah mendengar tanaman wheatgrass?  Wheatgrass adalah tanaman yang juga dikenal sebagai rumput gandum.


Bentuknya mirip rumput pada umumnya, tapi daunnya lebih tebal dan besar dari rumput biasa. Meski belum terlalu dikenal, tanaman ini ternyata cukup sering dijadikan obat kesehatan. Apa manfaat wheatgrass untuk kesehatan? Mari simak manfaatnya di bawah ini.

Manfaat wheatgrass si rumput gandum untuk kesehatan

1. Tinggi kandungan nutrisi dan antioksidan

Wheatgrass adalah tanaman yang mengandung beberapa sumber vitamin dan mineral. Vitamin dan mineral tersebut antara lain : vitamin A, vitamin C, vitamin  E, zat besi, magnesium, kalsium, serta asam amino. Dari 17  jenis asam amino yang ada, 8 diantaranya terdapat pada tanaman wheatgrass.

Manfaat wheatgrass juga bisa didapatkan dari kandungan klorofilnya sebanyak 70 persen. Klorofil merupakan pigmen tumbuhan hijau yang dikaitkan dengan banyak manfaat kesehatan, antara lain mencegah penyakit kanker dan membantu menghilangkan racun dalam darah.

Antioksidan yang ada di dalam tanaman ini juga bermanfaat untuk melawan radikal bebas, sehingga mencegah kerusakan sel. Beberapa penelitian telah menemukan bahwa antioksidan dapat membantu mencegah kondisi tertentu seperti penyakit jantung, kanker, nyeri sendi dan penyakit saraf yang biasanya terjadi pada lansia.

2. Membantu menurunkan kolesterol

Sebuah studi yang dilakukan di Sharma University of Health Sciences di India menunjukkan bahwa rumput gandum adalah tanaman yang bisa membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Wheatgrass juga diyakini bisa membantu menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida yang tinggi akibat peradangan pada jaringan tubuh.

Studi ini meneliti manfaat wheatgrass yang diberikan kepada kelinci yang sebelumnya memiliki kadar kolesterolnya berlebih. Hasilnya, kelinci yang diberi diet rumput gandum selama 10 minggu ini mengalami penurunan kadar kolesterol hingga kembali normal.

3. Menyeimbangkan kadar gula darah

Kadar gula darah yang tinggi bisa menyebabkan gejala seperti sakit kepala, mudah haus, sering buang air kecil, dan badan cepat lelah.  Jika kadar gula darah dibiarkan terus tinggi kadarnya, bisa menyebabkan kerusakan saraf, infeksi kulit, hingga masalah penglihatan. Wheatgrass dapat membantu menyeimbangkan kadar gula darah. Jika ingin mengonsumsinya, jangan lupa konsultasikan pada dokter terlebih dulu.

4. Membantu menurunkan berat badan

Banyak orang mulai menambahkan tanaman wheatgrass sebagai cara mudah untuk menurunkan berat badan. Sebetulnya efek ini didapat dari kandungan  tylakoids pada tanaman tersebut.

Tylakoids, merupakan senyawa yang ditemukan pada tanaman hijau berklorofil.  Beberapa penelitian pada hewan tikus telah menemukan bahwa suplemen thylakoids dapat meningkatkan rasa kenyang dengan memperlambat pengosongan lambung dan mencegah terbentuknya hormon yang menimbulkan rasa lapar. Pada penelitian ini, tikus yang mengalami kegemukan berat badannya bisa berkurang secara perlahan.  Namun, perlu diingat bahwa Thylakoids juga dapat ditemukan di banyak sumber makanan lain seperti bayam, selada dan sayuran hijau lainnya.

5. Dapat Mengurangi Peradangan

Peradangan adalah respons normal yang dipicu oleh sistem kekebalan tubuh untuk melindungi tubuh dari cedera dan infeksi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa rumput gandum dan komponen di dalamnya dapat membantu mengurangi peradangan.


Satu penelitian kecil pada 23 orang mengamati efek dari jus wheatgrass pada kolitis ulserativa, penyakit yang ditandai dengan peradangan di usus besar. Mereka minum hanya di bawah 1/2 cangkir (100 ml) jus wheatgrass selama satu bulan, hasilnya mengurangi keparahan penyakit dan perdarahan rektal pada pasien dengan colitis ulseratif.


Wheatgrass juga kaya klorofil, pigmen tumbuhan dengan sifat anti-inflamasi yang kuat. Suatu penelitian uji tabung menunjukkan bahwa klorofil menghambat aktivitas protein spesifik yang memicu peradangan.

Sebagian besar penelitian difokuskan pada senyawa tertentu dalam wheatgrass, atau efek wheatgrass pada kondisi tertentu. Lebih banyak penelitian diperlukan untuk mengukur potensi efek anti-peradangan pada populasi umum.

6.Sebagai tambahan untuk Diet Anda

Wheatgrass dapat dikonsumsi dalam bentuk jus, bubuk, kapsul, dan dapat dengan mudah dibeli di berbagai toko. Selain itu, Anda juga dapat menanam wheatgrass sendiri di rumah. Anda dapat menggunakan juicer untuk membuat jus wheatgrass. Anda juga dapat mencampurkan jus wheatgrass ke dalam salad dressing, teh, smoothie hijau,  atau minuman lainnya.


Namun, jangan lupa perhatikan beberapa hal berikut ini :

Wheatgrass umumnya dianggap aman dan mudah didapatkan. Beberapa orang bahkan bisa menanam sendiri tanaman rumput gandum ini di rumah. Akan tetapi, tanaman ini tidak boleh sembarang dikonsumsi bagi orang yang punya alergi atau sensitif terhadap gluten.

Beberapa orang yang keracunan wheatgrass melaporkan gejala seperti mual, sakit kepala atau diare setelah mengkonsumsi wheatgrass dalam bentuk jus atau suplemen. Jika Anda mengalami ini atau efek merugikan lainnya, sebaiknya hentikan mengonsumsinya lagi.

Selalu konsultasikan pada dokter sebelum Anda mencoba makanan dan minuman yang terbuat atau berasal dari tanaman apapun.


*Dikutip dari berbagai sumber.